Text
Yesus Satu-satunya Jalan Kepada Allah
Haruskah Mendengar Injil untuk Diselamatkan? oleh John Piper
Di masa lalu, kaum injili lebih bersifat konfrontatif dalam penginjilan mereka. Di dunia kita yang semakin majemuk ini, beberapa orang berpikir bahwa percaya kepada Yesus adalah sesuatu yang arogan dan bahkan penuh dengan kebencian. Menghadapi kritik ini, banyak yang takut untuk mengatakan bahwa mengenal dan percaya kepada Yesus adalah hal yang penting bagi semua orang. Dalam buku Yesus Satu-satunya Jalan Menuju Allah: Haruskah Mendengar Injil untuk Diselamatkan? John Piper menantang gereja injili untuk mempertimbangkan implikasi dari menolak Yesus sebagai satu-satunya jalan kepada Allah.
Tentang Penulis :
John Piper adalah seorang pengkhotbah, penulis, dan teolog Kristen yang sangat dihormati dalam lingkungan gereja Evangelikal. Dia lahir pada tahun 1946 di Amerika Serikat. Piper dikenal karena pemaparannya yang tajam terhadap doktrin-doktrin Kristen dan pengajaran Alkitab yang mendalam.
Salah satu aspek yang membedakan John Piper adalah pemikirannya tentang "teologi kesukacitaan" atau "Christian Hedonism". Konsep ini menyatakan bahwa kepuasan pribadi yang diperoleh dari mengasihi dan menghormati Allah adalah tujuan tertinggi manusia. Pemikiran ini dijelaskan secara rinci dalam bukunya yang terkenal, "Desiring God: Meditations of a Christian Hedonist".
Tidak tersedia versi lain