Text
Sungguh Dapat Dipercaya : 248 Renungan Injil Lukas
Dalam perenungannya, penulis meyakini jika Lukas tidak melakukan penelitian—puas dengan tulisan Matius—drama-drama Natal kita paling-paling hanya seputar Orang Majus dan Herodes. Tak ada kisah gembala. Kita juga enggak punya Kisah Zakheus dan Perumpamaan Anak yang Hilang. Lukas sungguh ingin Teofilus makin percaya dalam imannya kepada Yesus Kristus.
Lukas pasti paham arti nama Teofilus—yang dikasihi Allah. Dan karena itu, Lukas berikhtiar untuk
membukukan hasil penyelidikan yang teliti dan dari permulaan mengenai Yesus Orang Nazaret. Dan
pada akhirnya Injil Lukas memang tak hanya berguna bagi Teofilus pribadi, tetapi—melampaui waktu dan ruang—juga bagi teofilus-teofilus, orang-orang yang dikasihi Allah, dalam segala abad dan tempat.
Yang lebih penting, Injil Lukas dimaksudkan agar para pengikut Kristus—juga yang hidup pada abad
ke-21 ini—diperteguh imannya karena Injil karangannya ini memang sungguh dapat dipercaya.
Buku ini dapat menjadi pegangan bagi setiap orang, khususnya bagi generasi muda yang sedang
mengikuti katekisasi di gerejanya. Sehingga pada akhirnya mereka dapat menyatakan bahwa iman
yang diwariskan kepada mereka oleh para pendahulu sungguh dapat dipercaya.
Tidak tersedia versi lain