“Dipilih untuk Memilih adalah buku ke-11 dalam seri khotbah-khotbah yang pernah dibawakan pendeta Eka Darmaputera yang berjudul “Sapaan Sabda dari Mimbar Gereja”. Dari sekian banyak pemikiran yang ditinggalkan dan telah dibukukan, ternyata masih ada yang tercecer berupa khotbah dalam rekaman kaset yang jumlahnya cukup banyak. Semula, kaset-kaset tersebut akan dijadikan CD dengan maksud …
Sangat tepat kalau dikatakan bahwa seri Khotbah-khotbah Masa Kini ini adalah saudara kembar dari seri Firman Hidup, yang juga terbitan BPK Gunung Mulia. Kalau seri Firman Hidup adalah seri khotbah-khotbah yang lahir dan dikhotbahkan dalam jemaat-jemaat di Indonesia, maka seri Khotbah-khotbah Masa Kini adalah seri khotbah-khotbah yang lahir dan dikhotbahkan dalam jemaat-jemaat di luar negeri.
Sejak kelahiran Nya, Ia sadar bahwa hidupNya adalah untuk mati. Sebab Ia bukan hanya tahu untuk apa Ia hidup, tetapi lebih lebih Ia tahu untuk apa Ia mati. Ujian telah selesai bagi NYa
Sunnguh tepat bila sembari merayakan Natal,kitapun mengupas kelahiran kita.Awal hidup baru.Sehingga Ntal bukan sekedar perayaan tahunan, akhirnya Natal tak akan kehilangan dimensi kedalaman adalah sebuah renungan dalam buku ini dikupas.
Pdt. Eka Darmaputera, Ph.D dalam kumpulan khotbahnya di buku membawa kita pada perenungan pribadi. Dengan bahasa yang mudah dimengerti, ia menyajikan sesuatu yang biasa dari sudut pandang yang tidak biasa dan menyajikan sesuatu yang rumit menjadi menyenangkan untuk disimak dan dipahami..
Setiap orang ingin hidup.Namun tidak tahu cara mendapatkan hidup. Amos mengatakan Carilah Tuhan,maka kamu akan hidup.Bagi Amos, Tuhan dan hidup itu terkait erat. Orang hanya mungkin mendapat hidup bila mencari Allah,bukan sekedar melakukakn i badah atau ritual keagamaan, melalinkan dengan menegakan keadilan dan kebenaran.
Judul yang menarik perhatian pembaca , padahal justru penulis secara gamblang mengemukakan jauh lebih banyak alasan mengapa kita justru perlu kembali mengingatnya., akhirnya menemukan kembali kekayaan spiritualnya.
Buku ini megupas surat Yakobus secara rinci. Sebanyak 14 perikop di dalamnya ditelusuri secara kritis, dengan relevansinya terhadap kondisi jemaat yang sekarang juga menghadapi masalah-masalah yang mirip dengan yang dihadapi jemaat yang dituju penulis Yakobus. Surat Yakobus ini merupakan salah satu tulisan yang kontroversial, namun tetap menjadi warisan iman bagi setiap orang Kristen untuk meng…
Judul buku ini adalah sebagian dari kumpulan artikal yang ditulis sebagai oleh penulis Eka Darmputera sebagai renungan minggu yang terangkai dalam seri Tuhan dalam Poci dan Panci,
Menggugat dan menggugah gereja dan kehidupan bergereja kita yang kian mekanistas dankehilangan makna, itulah anak judul dari buku ini, menginsprirasi agar gereja bertumbuh menjadi dewasa bukan suatu yang nyaman.
Kumpalan khotbah khotbah dari penulis dihimpun menjadi satu buku, Uraian dalam buku ini mengajak kita untuk mengintrosoeksi iman kita : apakah sudah pas dengan tuntutan Tuhan.
Buku ini mengulas 12 perkataan Tuhan Yesus yang sulit dipahami, yang mungkin selama ini cukup memusingkan Anda, dengan bahasa sederhana,sehingga mampu di serap oleh pembaca awam sebagai bacaan pribadi, bahan PA, dan pembinaan jemaat.
Buku ini boleh dikata merupakan ajakan dan tuntunan penulisnya agar kita teguh dalam lara,bijak dalam langkah dan tetap dalam pengharapan. Takut itu wajar, tapi bila berlebihan mencengkram begitu kuat bisa repot juga.,dampak nya frustasi, tidak bisa bwerbuat apa-apa,nekat , membabi buta dipicu orang yang di cengkeram ketakutan.
Buku ini memuat khotbah -khotbah yang seluruh isinya diwarnai ketegangan. Karena Kehidupan iman adalah ketegangan kepada Tuhan dan keprihatinan terhadap dunia.